Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Thursday, May 8, 2014

Harta Karun 500 Tahun Vatikan Go Digital

Perpustakaan yang lebih dikenal dengan nama Biblioteca Apostolica Vaticana ini memang sudah dari jauh-jauh hari merencanakan untuk aksi digitalisasi.

Didirikan secara resmi pada tahun 1475, Biblioteca Apostolica Vaticana merupakan salah satu perpustakaan tertua di dunia dan menyimpan salah satu koleksi penting dan tulisan-tulisan bersejarah.

CIO Perpustakaan Vatikan Luciano Ammenti mengungkapkan, sebagai kota suci umat Katolik dan tempat tinggal Paus, Vatikan memiliki koleksi dengan sejarah panjangnya yang berasal lebih dari 75 ribu buku.

Misi go digital ini pun sudah dicetukan mulai tahun 2010 lalu, namun karena banyak hal yang harus dipersiapkan, maka pengerjaannya juga tak bisa dilakukan dalam 'satu malam'.

"Proses (digitalisasi) ini dilakukan setiap hari. Saya harus berterima kasih kepada EMC karena telah dengan sabar mendengarkan," papar Ammenti yang menjadi narasumber tamu di event EMC World 2014 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat.

"Kami mengubah filosofi setiap harinya. Suatu waktu kami butuh 1 petabyte storage dan di lain harinya kami butuh 2 petabyte," lanjutnya.

Perkenalan EMC sendiri disebutkan berasal dari sebuah perusahaan bernama Terra Group. Dari sini, Ammenti diperkenalkan kepada EMC dan menyampaikan kebutuhan di perpustakaan Vatikan.

Sampai akhirnya, perpustakaan Vatikan dan EMC mencapai titik temu untuk mewujudkan misi go digital ini dengan mengandalkan solusi Isilon arrays, VNX arrays, dan VPlex.

Dijelaskan Ammenti, latar belakang dari proses digitalisasi ini adalah semata-mata dari sisi kemudahan akses. Setiap dokumen diyakini mereka harus dapat diakses setiap orang, setiap saat, dan di mana saja.

Saat ini sudah sekitar 40 juta halaman yang sudah masuk proses digitalisasi menggunakan format Common Internet File (CIF) System.

Rencana selanjutnya bagi Ammenti dan timnya adalah mengimplementasikan solusi ViPR, yang telah dirilis oleh EMC setahun yang lalu.

ViPR merupakan solusi software-defined storage yang dapat mengotomatisasi pengelolaan, distribusi, dan akses pada storage. Solusi ini juga diklaim memungkinkan perpustakaan Vatikan untuk menganalisa setiap dokumen.

"Sangat penting bagi kami untuk melakukan pencarian secara spesifik pada setiap dokumen, mulai dari konten yang berisi kaligrafi, gambar atau apapun di dalam suatu manuskrip. Setiap manuskrip punya sejumlah obyek untuk digitalisasi, namun tidak dapat disentuh," papar Ammenti.

Ammenti juga mengungkapkan 'rasa irinya' jika di Amerika Serikat punya infrastruktur yang lebih baik dalam urusan cloud, dibandingkan di Italia -- negara di mana Vatikan berdiri.

"Sangat mudah di AS, tetapi begitu rumit di Italia. AS punya infrastruktur cloud yang bagus. Sementara data kami sudah di tangan. Kami punya sekitar 45 petabyte dan ketika kami mencoba untuk membawanya ke cloud, maka crash," keluhnya.

Soal Belanja Smartphone, Indonesia Kalahkan Jepang Gan...

Indonesia bisa dibilang negara yang sangat konsumtif untuk urusan belanja smartphone. Bahkan jika dilihat dari animo penjualannya pun, katanya jauh lebih tinggi dari Jepang.

"Kita nomor dua sekarang dan sudah mengalahkan Jepang. Smartphone jadi pilihan karena lebih gampang digenggam dibanding tablet," kata Tjandra Lianto, (Direktur Pemasaran Advan) di Senayan City, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Pernyataan ini diungkap Tjandra berdasarkan sejumlah hasil riset yang ditelusurinya, termasuk dari IDC. Menurutnya, pertumbuhan penjualan smartphone jika dilihat dari hal positifnya, bagus untuk memperluas penggunaan akses internet.

"Pertumbuhan internet di Indonesia sangat signifikan. Mayoritas orang mengakses internet sekarang dari ponsel genggamnya dibanding lewat desktop PC maupun tablet," pungkasnya.

Indonesia, menurut data terakhir Badan Pusat Statistik, ternyata cukup banyak menghamburkan uang untuk impor produk telekomunikasi. Dalam setahun terakhir saja bisa lebih dari 12,6 miliar atau hampir Rp 150 triliun yang dibelanjakan.

Tingginya angka impor telekomunikasi bisa kita lihat dari belanja USD 2,6 miliar untuk impor ponsel yang mencapai 15.338 ton lebih di sepanjang 2013. Sementara belanja infrastruktur operator berupa perangkat radio dan stasiun pemancar diperkirakan mencapai USD 10 miliar.

"Daya beli masyarakat Indonesia untuk beli smartphone cukup tinggi. Satu pengguna bisa beli lebih dari satu. Bahkan mereka bisa punya 2-3 smartphone karena nomor selulernya beda-beda. Pertumbuhan smartphone itu 10 kali lipat dari tablet, pangsa pasarnya masih sangat besar sekali," kata Tjandra.

Angka impor produk telekomunikasi ini bukan tak mungkin semakin meningkat di tahun 2014 ini seiring kehadiran teknologi baru. Apalagi sebentar lagi Indonesia juga akan mengusung teknologi 4G LTE untuk para operator seluler.

"Tahun lalu kami di Smartfren mengimpor sekitar 1,8 juta unit smartphone dan dongle. Tahun ini ada sekitar 4,8 juta unit untuk kedua perangkat itu yang akan diimpor," kata Direktur Smartfren Merza Fachys dalam kesempatan sebelumnya.

Advan Boyong KitKat Octa Core Murah !!

Advan berambisi menguasai pasar smartphone, phablet, dan tablet di Indonesia. Caranya, mereka akan mempersenjatai seluruh lini produknya dengan OS Android KitKat yang sudah didukung prosesor 8 inti octa core dan RAM tinggi. Harganya pun dipastikan tak akan mahal.

"Untuk KitKat sebentar lagi, masih dimasak coklatnya. Kenapa lama? Masalahnya bukan di kita, tapi di perjanjian antara pabriknya dan Google. Kita pesan sudah lama, tapi belum dirilis saja. Rencananya kita akan main di semua lini," kata Tjandra Lianto, (Direktur Pemasaran Advan) di Senayan City, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Sistem operasi dan prosesor anyar itu rencananya akan dihadirkan di seluruh lini produk smartphone, phablet, dan tablet terbaru Adva mulai dari ukuran 3 inch, 4 inch, 5 inch, dan 7 inch. Hingga akhir 2014, total diperkirakan akan ada 30 seri produk yang akan diluncurkan.

"Rencananya di bulan Juni-Juli mendatang produk-produk itu hadir. Sudah octa core semua dengan RAM minimal 1-2 GB. Harganya saat kita launching nanti pastinya kompetitif. Maunya sih Rp 1 jutaan lebih, tapi dolar lagi tinggi. Mungkin Rp 2 jutaan. Tapi kalau dolar turun lagi, kita juga ikut turun biasanya," jelasnya.

Advan sendiri mengklaim telah masuk dalam jajaran enam besar produsen smartphone di Indonesia dalam hal penjualan. Sementara untuk penjualan tablet, posisinya bahkan diakui sudah merangsek naik ke tiga besar penguasa pasar.

"Kami bersyukur karena di saat banyak pemain dalam negeri yang suffer, tapi kami masih bisa bertahan. Pertumbuhan kami naik 10 persen hingga 20 persen dengan estimasi di kuartal pertama tahun ini sudah terjual tiga ratusan ribu unit untuk semua produk," pungkas Tjandra.

Saturday, October 12, 2013

Galaxy S5 Dirilis Januari?

Samsung tak lama lagi dikabarkan bakal mengumumkan kehadiran smartphone flagshipterbarunya. Bila benar, akan diberi nama Galaxy S5.


Menurut sumber yang dikutip oleh media lokal Korea Selatan, mereka akan mengumumkan Galaxy S5 ini pada pertengahan bulan Januari 2014.


Ini agak tak 'wajar', karena Samsung mengumumkan kehadiran Galaxy S4 sekitar bulan Maret. Ada dugaan, percepatan ini karena penjualan yang tak bagus dari Galaxy S4, demikian yang dilansir GSM Arena, Jumat (11/10/2013).


Samsung Galaxy S5 ini dispekulasikan akan menggunakan prosesor yang telah mengusung komputasi 64-bit. Untuk hal ini sempat diperkuat oleh isu kehadiran Exynos 64 bit yang dikatakan telah memasuki tahap final.


Kini isu terbaru menyebutkan bahwa Galaxy S5 secara default bakal memiliki ketahanan terhadap air dan juga debu.


Belum ada konfirmasi resmi dari vendor asal Korea Selatan tersebut mengenai kebenaran isu tanggal rilis Samsung Galaxy S5 ini.

Google Siapkan Televisi Android?

Penerimaan Google TV oleh vendor teknologi sepertinya tak sesuai dengan ekspektasi Google. Raksasa internet itu pun ditenggarai tengah menggodok penerusnya yang kemungkinan besar berbasis sistem operasi Android.


Diisukan dengan sebutan Android TV, dugaan kuat pun mengarah pada sistem operasi Android yang sedikit dimodifikasi guna menyesuaikan kebutuhan pada televisi pintar. Adapun basis Android yang digunakan disebut mengandalkan versi 4.2 Jelly Bean.


Penggunaan Android 4.2 untuk memudahkan para pengembang aplikasi yang telah familiar dengan versi tersebut. Selain itu, seperti dikutip dari TechCruch, Jumat (11/10/2013), keuntungan lain mengandalkan Android adalah kebutuhan hardware yang tidak terlalu spesifik.


Isu ini pun semakin menguatkan pandangan banyak analis yang menyebutkan bahwa kedepannya seluruh perangkat Google bakal mengandalkan OS robot hijau garapannya. Hal ini pun telah dimulainya lewat perangkat wearable Google Glass yang juga mengusung Android.

3 Hal ini Bikin BBM Android Unggul dari Whatsapp

Kehadiran BBM (BlackBery Messenger) di Android membuat orang mulai membandingkannya dengan aplikasi messenger sebelumnya seperti WhatsApp, Line, Kakao Talk, Wechat, dan apliaksi chatting lainnya.



WhatsApp saat ini merupakan aplikasi messaging paling populer dengan 300 juta pengguna aktif. Setiap hari, 13 milyar pesan lalu lalang di Whatsapp. Sebagai perbandingan, BBM sampai Juni 2013 menangani 10 juta pesan setiap harinya.

Meski kalah dalam jumlah dan statistik , beberapa pengamat menyatakan bahwa BBM memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh Whatsapp. Ivor Soans, seorang jurnalis media telekomunikasi dan teknologi memaparkan 3 keunggulan BBM dibandiung Whatsapp sebagia berikut:


1. Notifikasi D dan R.
Salah satu (atau 2) fitur yang dimiliki BBM dan tidak ada di WhatsApp adalah notifikasi D (delivered) dan R (Read). Notifikasi D mengindikasikan bahwa pesan yang ditulis telah terkirim, sedangkan R menunjukkan bahwa pesan yang dikirim telah dibaca oleh penerima.
Dengan notifikasi D, pengirim menjadi yakin bahwa pesannya benar-benar telah terkirim. Pengirim pesan juga bisa mengetahui bahwa pesannya sudah dibaca ketika tanda R telah muncul.

2. Soal keamanan
BlackBerry terkenal sangat serus menjaga keamanan data. Seorang Barack Obamapun mempercayakan keamanan komunikasinya dengan menggunakan BlackBerry. 
WhatsApp menggunakan nomor telepon untuk mengidentifikasi penggunanya. Siapa saja yang memiliki nomor telepon seseorang di kontak dapat melihat bahwa nomor tersebut telah terdaftar di aplikasi WhatsApp, ditandai dengan munculnya ikon WhatsAapp berwarna hijau. Mereka juga dapat menambahkan nama Droiders pada daftar kontak WhatsApp, bahkan ke group Whatsapp tanpa otorisasi.
Sementara itu, jika Anda berada di group dan tidak seluruh kontak yang ada di group ada di daftar kontak Anda, maka namanya pun tidak akan terlihat, hanya terlihat nomor teleponnya (jika ia tidak mencantumkan nama di aplikasi whatsapp)
Di sisi lain, BBM menggunakan sistem yang lebih elegan. BBM tidak memperlihatkan nomor telepon pengguna, melainkan menciptakan PIN yang unik dan berbeda untuk tiap-tiap pengguna. Tanpa ijin dari Anda, pengguna BlackBerry yang lain tidak dapat mengirimkan pesan ke Droiders. Begitu juga ketika Anda menghapus kontak BBM, maka kontak tersebut harus mendapat ijin Anda kembali jika ingin mengirim pesan. Jadi Anda benar-benar mengenal siapa yang ada di kontak BlackBerry Anda, karena harus ada proses otorisasi PIN.

3. Alasan Privasi
Jika Anda menggunakan WhatsApp dan bergabung di group, maka kontak Anda akan dengan mudah diakses dan diirimi pesan oleh pengguna Whatsapp yang lain yang ada di group, meskipun mereka belum mengenal Anda.
Pengguna Whatsapp juga dapat mencari-cari siapa saja yang ada di kontaknya yang menggunakan Whatsapp dan menghubungi setiap saat, hal ini akan jadi masalah ketika yang dihubungi sedang tidak ingin berkomunikasi, atau si pengirim berniat mengirim pesan promosi yang tidak ingin diterima
Di BBM, -sekali lagi jika tanpa otorisas-, pengguna lain tidak bisa sembarangan mengirim pesan ke Anda.
Gangguan privasi lainnya adalah, WhatsApp memperlihatkan waktu yang menunjukkan kapan Droiders terakhir kali aktif menggunakan WhatsApp.